Komposisi UMKM berdasarkan sektor usaha
Jawa Barat 2025
Dashboard UMKM Jawa Barat
Analisis komprehensif perkembangan ekosistem UMKM di 27 Kabupaten/Kota.
Sumber DataDataset UMKM Jawa Barat 2024-2025 Full Kecamatan & Sektor
Total Rows8.778
Last Update8 Februari 2026
Filter Data
Total UMKM
4.865.967
Unit Usaha Terdaftar
Tenaga Kerja
13.012.423
Orang Terserap
Total Omzet
804.4T
Estimasi Rupiah
Go Digital
75,4%
Tingkat Adopsi
Distribusi Sektor UMKM
Top 10 Wilayah dengan UMKM Terbanyak
Jumlah unit usaha per Kabupaten/Kota
Adopsi Digital per Wilayah
Rata-rata persentase UMKM Go-Digital
Pertumbuhan Tahunan (YoY)
Pertumbuhan Year-over-Year
Perbandingan indikator utama 2024 vs 2025
Key Insights
- •Pertumbuhan UMKM di Jawa Barat meningkat sebesar 5.5% dibandingkan tahun sebelumnya.
- •Sektor Kuliner mendominasi ekonomi UMKM dengan kontribusi 23.2% dari total unit usaha.
- •Adopsi digital (75.4%) lebih tinggi dari tingkat formalisasi (61.8%), mengindikasikan banyak usaha informal yang sudah go-digital.
- •Kepadatan UMKM tertinggi di Kota Banjar (12.1 unit/1000 penduduk), sementara terendah di Kabupaten Kuningan.
- •Wilayah prioritas intervensi utama adalah Kecamatan Cilamaya Kulon (Kabupaten Karawang) dengan skor prioritas 51.2.
Rekomendasi Strategis
Pilihan Utama
Program Pemberdayaan Perdagangan di Cilamaya Kulon
Alasan Penentuan
Kecamatan Cilamaya Kulon memiliki skor prioritas tertinggi (51.2) dengan dominasi sektor Perdagangan dan tingkat kebutuhan intervensi tinggi.
Wilayah Fokus Lainnya
Cilamaya KulonBekasi UtaraTanah SarealCireunghasPadaherangLemahwungkukCikonengBandung KulonBojongmanguKalapanunggal
Catatan Metodologi
Data yang disajikan berasal dari Dataset UMKM Jawa Barat 2024-2025 Full Kecamatan & Sektor mencakup 8778 entitas data di 27 Kabupaten/Kota dan 581 Kecamatan.
Sektor UMKM dikategorikan menjadi 7 kelompok utama:
KulinerFashionKerajinanJasaPertanian OlahanPerdaganganTeknologi
Catatan Tambahan
- • Data bersumber dari Open Data Jabar (Simulasi)
- • Semua nilai uang dalam Miliar Rupiah kecuali rata-rata omzet bulanan (Juta Rupiah)
- • Peringkat prioritas menggunakan metode Weighted Product (WP)
Ranking Prioritas Wilayah (DSS)
Top 10Hasil pemeringkatan menggunakan metode scoring tertimbang (MCDM).
| Rank | Wilayah | Sektor Dominan | Skor |
|---|---|---|---|
#1 | Kec. Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang | Perdagangan | 51.20 |
#2 | Kec. Bekasi Utara Kota Bekasi | Perdagangan | 50.98 |
#3 | Kec. Tanah Sareal Kota Bogor | Perdagangan | 49.32 |
#4 | Kec. Cireunghas Kabupaten Sukabumi | Kuliner | 49.02 |
#5 | Kec. Padaherang Kabupaten Pangandaran | Kuliner | 48.67 |
#6 | Kec. Lemahwungkuk Kota Cirebon | Perdagangan | 48.64 |
#7 | Kec. Cikoneng Kabupaten Ciamis | Perdagangan | 48.50 |
#8 | Kec. Bandung Kulon Kota Bandung | Kuliner | 48.41 |
#9 | Kec. Bojongmangu Kabupaten Bekasi | Kuliner | 48.37 |
#10 | Kec. Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi | Fashion | 48.31 |